Kendal (Humas) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kendal menggelar pertemuan strategis guna membahas implementasi program Asta Protas. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (23/04/2026) ini menghadirkan para Person in Charge (PIC) dari berbagai lini di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Kendal.
Pertemuan yang dilaksanakan di Aula Kantor Kemenag Kendal ini dibuka secara resmi oleh Kepala Subbagian Tata Usaha, Maesaroh. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya sinergi antar-PIC agar setiap poin dalam program Asta Protas dapat terimplementasi dengan baik dan berdampak nyata bagi pelayanan publik.
“Kehadiran para PIC di sini adalah untuk menyatukan persepsi. Kita perlu membedah tugas-tugas spesifik agar implementasi Asta Protas di Kankemenag Kendal berjalan sesuai target yang telah ditetapkan,” ujar Maesaroh sambutannya.
Dalam paparannya, Vita Santa menjelaskan bahwa implementasi Asta Protas di Kankemenag Kendal akan mencakup berbagai dimensi pelayanan dan kontribusi sosial. Beberapa agenda penting yang dipersiapkan antara lain adalah penguatan upaya menjaga kerukunan umat beragama serta pengembangan Sistem Peringatan Dini (Early Warning System) untuk memitigasi potensi isu di masyarakat.
Selain itu, Kankemenag Kendal juga akan mengoptimalkan pemanfaatan media sosial sebagai kanal informasi utama yang transparan dan edukatif. Tidak hanya berhenti pada aspek birokrasi, program ini juga menyentuh isu lingkungan melalui gerakan pelestarian alam serta penerapan kebijakan internal terkait pemanfaatan energi dan fasilitas ramah energi di lingkungan kantor.
“Kegiatan-kegiatan ini merupakan bagian integral dari implementasi Asta Protas. Kita ingin memastikan bahwa kehadiran Kemenag di Kendal tidak hanya dirasakan melalui pelayanan administratif, tetapi juga melalui aksi nyata dalam menjaga harmoni, pemanfaatan teknologi, hingga kepedulian terhadap lingkungan,” ungkap Vita Santa.
Diskusi berlangsung interaktif, di mana para PIC memberikan masukan terkait teknis pelaksanaan di lapangan guna mengantisipasi kendala yang mungkin muncul. Melalui koordinasi ini, Kankemenag Kendal optimis dapat menjadi pionir dalam keberhasilan implementasi program tersebut di tingkat regional.
Kegiatan ini diakhiri dengan penyusunan rencana aksi jangka pendek yang akan segera ditindaklanjuti oleh seluruh tim pelaksana. Harapannya, langkah ini mampu membawa Kankemenag Kendal bertransformasi menjadi instansi yang lebih hijau, responsif secara digital, dan tetap menjadi pilar utama dalam menjaga kerukunan beragama di Kabupaten Kendal.









