Kendal – MAN Kendal terus berkomitmen memperkuat identitasnya sebagai madrasah keterampilan. Hal ini dibuktikan melalui penyelenggaraan Pelatihan Operator Bordir intensif yang dilaksanakan pada Jumat hingga Sabtu (13-14 Februari 2026). Bertempat di Laboratorium Tata Busana, kegiatan ini diikuti oleh bapak/ibu guru pengampu serta para siswa program keterampilan Tata Busana.
Pelatihan ini menjadi istimewa dengan hadirnya Bapak Muhammad Yaqim, teknisi spesialis dari Mulya Jaya Kudus, sebagai instruktur utama. Para peserta, khususnya siswa, diberikan kesempatan emas untuk belajar langsung mengenai teknis operasional mesin bordir komputer, mulai dari pembuatan desain digital hingga proses produksi pada kain.
Kepala MAN Kendal, Bapak Imam Mursid, menegaskan bahwa pelibatan siswa dalam pelatihan ini adalah bagian dari strategi percepatan kompetensi.
“Kami ingin jurusan Tata Busana MAN Kendal menjadi lebih produktif. Dengan melatih guru dan siswa sekaligus, kami memastikan adanya keberlanjutan skill. Target kami, produk-produk madrasah nantinya bisa dirasakan langsung oleh siswa sendiri maupun masyarakat luas dengan standar kualitas industri,” ungkap beliau saat meninjau jalannya pelatihan.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis, tetapi juga menumbuhkan jiwa wirausaha bagi peserta didik. Dengan penguasaan teknologi bordir modern, siswa MAN Kendal diharapkan mampu menghasilkan karya mandiri yang memiliki nilai jual tinggi.
Langkah ini mempertegas posisi MAN Kendal dalam mencetak alumni yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga siap kerja dan siap berwirausaha melalui penguasaan keterampilan vokasi yang mumpuni.







