Kendal – Ratusan pelajar dari TK ABA 2, SD Muhammadiyah dan SMP Muhammadiyah 4 Sukorejo memadati jalan raya pada Rabu pagi (11/2/2026). Dengan penuh semangat, khidmat, dan antusiasme tinggi dari seluruh warga sekolah. Kegiatan ini diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri atas siswa-siswi, guru, tenaga kependidikan, serta didukung oleh orang tua dan masyarakat sekitar.
Sejak pukul 07.00 WIB, halaman sekolah sudah dipenuhi oleh barisan siswa yang mengenakan seragam sesuai dengan almamater masing-masing. Ada yang membawa poster berisi pesan-pesan kebaikan seperti “Marhaban ya Ramadhan”, “Puasa itu Sehat”, hingga “Ayo Tingkatkan Ibadah”. Tak ketinggalan, kelompok drum band Gema Sang Surya dari SD Muhammadiyah Sukorejo turut memeriahkan suasana dengan dentuman irama yang menggugah semangat.
Rute pawai dimulai dari komplek perguruan Muhammadiyah Sumber – Sukorejo dengan jarak kurang lebih 3 Km, perjalanan melintasi sejumlah jalan utama di wilayah Sukorejo. Sepanjang perjalanan, peserta pawai dengan tertib berjalan sambil melantunkan, yel-yel Islami, serta seruan ajakan menyambut Ramadhan dengan hati yang bersih dan penuh keikhlasan. Kehadiran para siswa yang penuh semangat menarik perhatian masyarakat sekitar, yang tampak antusias menyaksikan jalannya pawai.
Kepala SMP Muhammadiyah 4 Sukorejo Diyah Rohmiyatun menyampaikan bahwa Pawai tarhib ini bukan sekadar karnaval atau arak-arakan. Ini adalah bagian dari proses edukasi karakter yang kita tanamkan kepada siswa. Kami ingin mereka memahami bahwa menyambut Ramadhan adalah sebuah momen berbahagia yang harus dirayakan dengan kegiatan positif, yang memperkuat tali persaudaraan dan menanamkan cinta pada syiar Islam sejak dini,” ujarnya
Senada dengan Kepala SD Muhammadiyah Sukorejo Butu Kemisih yang akrab di sapa pak is, acara ini memiliki makna khusus bagi siswa-siswi di tingkat dasar. “Bagi siswa TK dan SD, acara ini adalah pengalaman berharga yang mungkin tidak akan mereka lupakan. Mereka belajar tentang kebersamaan, disiplin, dan yang terpenting, mereka memperkenalkan Ramadhan sebagai bulan yang membawa kegembiraan, bukan bulan yang menakutkan. Kami ingin membangun asosiasi positif terhadap ibadah puasa sejak usia dini,” jelasnya
Kegiatan Tarhib Ramadhan 1447 H ini tidak berhenti pada pawai saja. Di SD Muhammadiyah Sukorejo untuk kelas 1,2 dan 3, yang tidak diikutkan pawai diadakan kegiatan sendiri yaitu kegiatan mewarnai dan lomba menghias kelas dengan tema Ramadhan Ceria. Siswa diberikan kebebasan untuk berekspresi sesuai dengan kreasi mereka masing – masing.
Pak Is menambahkan bahwa sesuai dengan Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 2/Mlm/I.0/E/2025 Tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadan, Syawal, Dan Zulhijah 1447 Hijriah menetapkan 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Sementara itu, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama akan menentukan 1 Ramadhan 1447 H menunggu dari hasil sidang isbat.
Dengan adanya kegiatan ini pihak sekolah berharap akan terbangun mindset bahwa Ramadhan adalah momen yang dinanti-nanti, bukan beban. Dengan persiapan fisik dan psikis yang baik sejak dini, diharapkan para siswa dapat menjalankan ibadah puasa dengan optimal tanpa mengesampingkan kewajiban belajar mereka di sekolah. Ujar pak Is.
Keberadaan rombongan pawai ini langsung menyita perhatian warga masyarakat. Para pengendara kendaraan berhenti sejenak untuk memberikan jalan. Pedagang di Bundaran Sukorejo dan warga yang berada di sepanjang rute tampak menyaksikan dengan antusias.
Beberapa di antaranya ikut melambaikan tangan dan memberikan senyum kepada para pelajar yang bersemangat. Interaksi spontan ini menciptakan suasana yang harmonis antara sekolah dan komunitas lokal, menunjukkan bahwa acara ini benar-benar dinantikan dan didukung oleh masyarakat sekitar. Kehadiran petugas Kepolisian Sektor Sukorejo juga memastikan jalannya pawai berlangsung aman dan tertib.
Pawai Tarhib Ramadhan 1447 H yang digelar oleh TK ABA 2, SD Muhammadiyah dan SMP Muhammadiyah 4 Sukorejo berhasil menjadi sebuah catatan indah dalam kalender kegiatan sekolah. Melalui momentum 1447 Hijriah ini, TK ABA 2, SD Muhammadiyah dan SMP Muhammadiyah 4 Sukorejo berkomitmen untuk terus mencetak generasi yang unggul secara intelektual namun tetap teguh memegang nilai-nilai agama. Pawai ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan karakter di lingkungan Muhammadiyah selalu mengedepankan aspek kebermanfaatan bagi lingkungan sekitar.
Semangat yang dibangun melalui pawai ini diharapkan tidak hanya berhenti di sini, tetapi akan terus membakar semangat seluruh warga sekolah dalam menjalankan ibadah puasa dan berbagai amal kebaikan selama bulan Ramadhan hingga seterusnya. Sebagai agenda tahunan, Pawai Tarhib Ramadhan terbukti menjadi wahana efektif untuk membumikan nilai-nilai Islam dalam suasana yang ceria dan mendidik. (am)







