Kendal (Humas) – Sebanyak 558 santri asal Kabupaten Kendal resmi diberangkatkan kembali menuju Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, pada Sabtu (4/4/2026). Keberangkatan ini merupakan program fasilitasi gratis dari Pemerintah Kabupaten Kendal sebagai bentuk dukungan nyata bagi para pencari ilmu agama.
Dengan menggunakan 11 armada bus pariwisata, rombongan santri dilepas oleh Pemerintah Kabupaten Kendal bersama jajaran pimpinan BAZNAS Kendal, pengurus HIMASAL, serta Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Kendal beserta jajarannya.
Fasilitasi pemberangkatan ini menjadi bukti kehadiran pemerintah daerah di tengah-tengah para santri. Para santri dipandang sebagai generasi penerus bangsa sekaligus duta Kabupaten Kendal yang membawa misi pendidikan dan akhlak di pesantren.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kendal yang diwakili oleh Sekda memberikan motivasi mendalam kepada para santri. Ia menyebut mereka sebagai sosok pejuang yang memegang peranan penting bagi masa depan daerah.
“Kalian adalah para mujahid sejati karena melangkah dengan niat mulia untuk mencari ilmu. Ilmu yang kalian cari bukan hanya untuk kemaslahatan diri sendiri, tetapi juga menjadi pondasi penting bagi masyarakat saat kalian kembali nanti,” ujarnya.
Beliau juga menambahkan bahwa santri adalah aset berharga bagi Kabupaten Kendal. Dengan adanya dukungan fasilitas transportasi gratis ini, diharapkan para santri dapat menempuh perjalanan dengan nyaman dan penuh semangat.
“Para santri ini adalah duta dari Kendal, jagalah nama baik daerah di pesantren. Kami sangat mengapresiasi kolaborasi dari Pemkab Kendal, BAZNAS, dan seluruh pihak yang memungkinkan keberangkatan gratis ini. Ini adalah investasi jangka panjang untuk mencetak generasi emas yang berakhlakul karimah,” pungkasnya.
Pelepasan berlangsung dengan tertib dan penuh khidmat. Rombongan 11 bus tersebut diberangkatkan secara beriringan menuju Kediri, membawa harapan besar bagi kemajuan pendidikan pesantren di Kabupaten Kendal.









